Rabu, 08 April 2015

Permen Jahe Populer di Eropa


http://www.tokoindonesia.de/catalog/images/1050-2.jpg

     Siapa yang tahu harga permen jahe saat ini ? Saya yakin anda pasti tidak tahu, begitu pula dengan saya. Maklum karena sulit mencari warung disekitar kita yang menjual permen jahe. Permen jahe kebanyakan diproduksi oleh industri rumahan sehingga kalah bersaing dengan permen lain hasil produksi pabrikan.
      Petualang Inggris John Joseph Stockdale menyatakan dalam Bukunya Island of Java, Belanda mengirim sebanyak 5.000 Kg produk yang disebut candied ginger dari Batavia pada tahun 1778. Jumlah yang sangat besar pada masa itu. Panganan ini digemari di Eropa karena dirasakan pas untuk kondisi alam mereka yang dingin.
     Panganan ini juga memiliki kemampuan  untuk menghangatkan badan, menyegarkan tenggorokan dan menyembuhkan. Permen ini juga terpilih sebagai salah satu permen khasa Indonesia yang tak kalah terkenal dibanding dengan Nougat (Perancis) atau Gummy Bear (Jerman).

Minggu, 05 April 2015

Sekapur Sirih

       Angayu Bagia kami panjatkan, Atasa asung kerta wara nugraha Ida Shang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa  kami bagian dari masyarakat Desa Subuk berkumpul dan menyatukaan hati dan pikiran membentuk sebuah organisasi yang bergerak di bidang pertanian. Selanjutnya dari hasil musyawarah dan mufakat ditetapkan nama organisasi yaitu ; Kelompok Tani "MEKAR SARI".
       Dalam pelaksanaan dan kegiatan kelompok ini dilandasi dengan penuh rasa kekeluargaan, kebersamaan, keadilan, musyawarah mufakat yang bersifat sosial, dengan sasaran meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok khususnya dan masyarakat Desa Subuk umunya, dengan selalu berpedoman pada Tri Hita Karana sebagai wujud dalam usaha untuk melestarikan, memelihara dan mencintai segala ciptaan Ida Shang Hyang Widi Wasa yang pada akhirnya kelompok tani Mekar Sari ini ikut berperan untuk mewujudkan Ajeg Bali, walaupun hanya berupa perbuatan yang sangat kecil tapi adalah sangat berarti bagi kami.